JAMBICORNER.COM, JAMBI - Pasca hujan deras yang mengguyur Provinsi Jambi semalaman, sejumlah titik di Kota Jambi kini digenangi banjir.
Melihat situasi tersebut, Ketua DPRD Provinsi Jambi, M Hafiz Fattah, mengimbau agar warga yang terdampak segera melapor kepada RT/RW setempat untuk mempermudah proses penanganan.
“Karena cuaca yang tak menentu, kadang hujan, kadang panas, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap berwaspada dan memperhatikan kondisi drainase di sekitar rumah. Jika ada saluran yang tersumbat, segera laporkan ke RT, Lurah, atau Camat setempat agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujar M Hafiz Fattah saat dihubungi pada Minggu (23/2/25).
Lebih lanjut, M Hafiz berharap agar persoalan banjir ini menjadi prioritas bagi Pemerintah Kota Jambi, khususnya bagi Walikota dan Wakil Walikota yang baru terpilih, Maulana dan Diza Aljosha. Ia berharap mereka segera merespons situasi ini dengan cepat dan melakukan perbaikan sistem drainase yang menjadi penyebab utama genangan air.
“Ini menjadi perhatian kita bersama. Saya berharap Pak Maulana dan Diza segera tanggap dan memperbaiki masalah drainase di Kota Jambi agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” tuturnya.
Tidak hanya itu, M Hafiz juga menegaskan bahwa untuk penanganan banjir di wilayah Provinsi Jambi, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait. Pembahasan anggaran untuk penanggulangan banjir juga diharapkan dapat dimasukkan dalam prioritas pembangunan pada anggaran mendatang.
“Kami akan segera melakukan pembahasan dengan dinas terkait untuk menangani masalah banjir ini. Kami juga berharap, dalam pembahasan anggaran mendatang, penanggulangan banjir dapat menjadi salah satu prioritas utama,” katanya.
Banjir yang terjadi saat ini di Kota Jambi diharapkan dapat menjadi perhatian serius, mengingat kejadian serupa sebelumnya sempat menelan korban jiwa akibat buruknya sistem drainase di beberapa titik di wilayah tersebut. Warga pun diminta untuk tetap waspada dan bekerjasama dalam menjaga kebersihan saluran air demi mencegah terjadinya banjir lebih parah.