Ratusan Mahasiswa STIA-NUSA Galang Aksi, Plt Ketua STIA-NUSA Sampaikan Siap Mundur

Ratusan Mahasiswa STIA-NUSA Galang Aksi, Plt Ketua STIA-NUSA Sampaikan Siap Mundur

JAMBICORNER.COM, SUNGAI PENUH - Dengan langtang aksi Mahasiswa STIA-NUSA Kerinci Sungai Penuh bersama BEM STIA-NUSA orasi di hadapan Yayasan STIA-NUSA.

Aksi yang diikuti ratusan Mahasiswa STIA-NUSA, Senin (20/11/23), di halaman Kampus 1 STIA-NUSA Kota Sungai Penuh, berlangsung damai hingga selesai. 

Walaupun diawal aksi,  Mahasiswa di hadang oleh pihak kepolisian didepan gerbang Kampus 1 STIA-NUSA, namum Mahasiswa berhasil masuk dan berorasi di hadapan Plt Ketua Yayasan Sri Eliyanti, S.Ag, M.Pdi, Sekretaris Yayasan Penty Merliani dan Plt Ketua STIA-NUSA Mat Ramawi, MM. 

Presma STIA-NUSA Reynaldi Pernandez. 

Usai aksi, Presma STIA-NUSA, Reynaldi Pernandez menjelaskan, pada akasi ini pihaknya berhasil menyampaikan tuntutan mereka dihadapan pihak Yayasan. 

"Alhamdulillah aksi berjalan damai, dan kita sudah menyampaikan dan menyerahkan beberapa tuntutan kita kepada pihak Yayasan," ujar Nandes kepada awak media, Senin (20/11/23).

Walaupun, lanjutnya, pada aksi terjadi perdebatan antara mahasiswa dengan pihak yayasan namun beberapa pernyataan dari Plt Ketu STIA-NUSA dapat menjadi pegangan untuk Mahasiswa.

"Dari pengakuan Plt Ketua STIA-NUSA dihadapan Mahasiswa ia mengaku pengangkatan dirinya lantaran panggilan dari pihak Yayasan," ujarnya Nades.

"Semntara itu, dirinya Plt juga menyampaikan di hadapan kami akan siap mundur dan meminta untuk di carikan gantinya," tutupnya. 

Disisi lain, Naskur Nafrianto yang juga peserta dalam aksi tersebut menyampaikan, adanya ketegasan yang di ambil mahasiswa terhadap tuntutan mereka. 

"Jika tuntutan kami tidak terealisai dalam waktu 3X 24 jam, maka jangan salahkan kami jika ada aksi lanjutan, dengan masa yang lebih banyak," tutup Naskur dengan lantang. 

Adapun tuntutan aksi sebagai berikut.

1.Buat akun penambahan prodi S1 dan S2 STIA NUSA.

2. Batalkan keputusan Sri Eliyanti tentang pemberhentian Ketua defenitif dan pengangkatan Ketua STIA NUSA.

3. Kembali kan YPTSA menjadi yayasan masyarakat, bukan yayasan keluarga.

4. Kantor yayasan kami segel dan tidak boleh beroperasi sebelum ada struktur YPTSA yang berbasis yayasan masyarakat.

5. Kami minta Bapak Elyusnadi tetap pimpin STIA NUSA, karena memang tidak melanggar statuta STIA NUSA 2021. (ynt).