JAMBICORNER.COM,
SUNGAI PENUH — Pimpinan Komisariat (PK) Ir. Soekarno Ikatan Mahasiswa
Muhammadiyah (IMM) STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh melaksanakan pelantikan
Badan Pengurus Harian (BPH) periode 2026–2027 pada Jumat (23/10/2026), Di Aula
STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh.
Kegiatan
ini menjadi momentum penting dalam melanjutkan estafet kepemimpinan, memperkuat
kaderisasi, serta meneguhkan komitmen pengurus dalam membangun komisariat yang
progresif, solid, dan berkemajuan.
Pelantikan
ini sekaligus menjadi langkah awal bagi kepengurusan baru untuk memperkuat
peran IMM sebagai ruang pembelajaran, perjuangan, dan pengabdian mahasiswa.
Ketua
Umum Pimpinan Cabang (PC) IMM Kabupaten Kerinci, Realdi Sixmon Saputra, dalam
sambutannya menyampaikan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni pergantian
kepengurusan, melainkan momentum untuk meneguhkan tanggung jawab dan komitmen
dalam berorganisasi.
Ia
berharap kepengurusan yang baru mampu menjaga semangat kolektif, memperkuat
komunikasi antarkader, serta menghidupkan kegiatan perkaderan dan intelektual
di lingkungan komisariat.
Sementara
itu, Ketua STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh, Prof. Dr. Mahli Zainudin Tago,
M.Si., berharap IMM terus menjadi wadah pembentukan karakter, pengembangan
intelektual, dan penanaman nilai-nilai keislaman bagi mahasiswa.
Ia
juga berharap para pengurus yang dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh
tanggung
jawab,
menjaga nama baik almamater, serta memberikan kontribusi positif bagi
lingkungan kampus dan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, beliau sekaligus
membuka secara resmi kegiatan pelantikan BPH PK Ir. Soekarno IMM periode
2026–2027.
Pelantikan
ini menegaskan pentingnya peran organisasi mahasiswa dalam menciptakan generasi
yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas,
kepekaan sosial, dan keberanian menyuarakan kebenaran. Melalui kepengurusan
yang baru, PK Ir. Soekarno IMM diharapkan mampu menghadirkan program-program
yang berdampak, memperkuat solidaritas, serta membangun tradisi diskusi dan
pemikiran kritis di kalangan mahasiswa.
Ketua
Umum PK Ir. Soekarno IMM, Immawati Revalina, menegaskan bahwa IMM bukan sekadar
tempat berkumpul, melainkan ruang perjuangan untuk belajar, bertumbuh,
membentuk karakter, dan mengabdikan diri bagi umat, bangsa, serta
persyarikatan.
“IMM
bukan hanya tentang siapa yang hadir, tetapi tentang siapa yang mau berproses,
berkontribusi, dan bergerak bersama. Saya berharap kepengurusan ini mampu
menjaga solidaritas, menghidupkan semangat kaderisasi, serta membawa komisariat
menjadi lebih progresif dan berkemajuan,” ungkap Revalina.
Ia
menegaskan bahwa amanah kepemimpinan tidak cukup dibuktikan melalui jabatan
atau nama yang tercantum dalam struktur organisasi, tetapi harus diwujudkan
melalui kerja nyata, keteladanan, dan kesediaan untuk berjuang bersama.
Kemajuan komisariat bukan hanya tanggung jawab ketua atau pengurus, melainkan
tanggung jawab seluruh kader yang memiliki kepedulian terhadap keberlangsungan
organisasi.
Dengan
dilantiknya BPH PK Ir. Soekarno IMM periode 2026–2027, diharapkan lahir
semangat baru dalam membangun komisariat yang lebih aktif, solid, dan
progresif.Kepengurusan ini diharapkan mampu menjadikan IMM sebagai ruang tumbuh
bagi kader untuk mengembangkan potensi, memperkuat ideologi, serta memberikan
kontribusi nyata bagi kampus, umat, dan bangsa.
Sebab,
IMM bukan hanya untuk dibanggakan namanya, tetapi untuk diperjuangkan nilai dan
tujuannya. Bukan sekadar hadir dalam organisasi, melainkan mengambil peran dan
meninggalkan jejak pengabdian.(*)

