Heboh, Warga Sungai Penuh Temukan Bayi Dalam Plastik

Heboh, Warga Sungai Penuh Temukan Bayi Dalam Plastik

JAMBICORNER.COM, SUNGAI PENUH - Warga Kota Sungai Penuh Desa Pelayang Raya, Kecamatan Sungai Bungkal, digegerkan dengan penemuan janin di rumah kos-kosan, Selasa (3/7/23).

Menurut informasi yang di peroleh, janin yang sudah berbentu atau berusia 5 bulan, jenis kelamin laki- laki di temukan dalam keadaan meninggal yang dibungkus menggunakan kain dilapisi dengan plastik hitam. 

Mengetahui adanya dugaan peristiwa oborsi di salah satu kamar kos, warga laporkan ke pihak yang berwajib yakni Kepolisian. 

Menindak lanjuti laporan dari warga pihak Polres Kerinci melalui Polsek Kota Sungai Penuh langsung turun menuju lokasi kejadian.

Saat dilakukan penggeledahan tim menemukan adanya janin yang telah dibungkus kantong plastik hitam disamping lemari didalam rumah kos-kosan tersebut.

Kapolsek Sungai Penuh, AKP Awaluddin, saat dikonfirmasi membenarkan adanya penggerebekan terhadap salah seorang wanita yang diduga telah melakukan aborsi.

"Benar, telah dilakukan penggeledahan Oleh anggota Unit Intelkam Polsek Sungai Penuh terhadap dugaan adanya seorang ibu yang diduga dengan sengaja menggugurkan kandungannya," ujar Kapolsek.

Disampaikannya pengaduan tersebut, pada Senin 03/07/2023 sekira pukul 09.00 Wib berawal dari informasi masyarakat yang datang ke Polsek memberi tahu bahwa adanya seorang dengan sengaja menggugurkan kandungannya di rumah Kosan jl.Sukarno Hatta No.22, Rt 003 Desa Pelayang Raya Kecamatan Sungai Bungkal.

"Pelaku atas nama inisial NS umur 19 tahun warga Desa Gedang," tuturnya.

Ditambahkan Kapolsek bahwa, dari keterangan Ibu bayi yang menggugurkan kandungan tersebut bahwa kehamilannya dari hasil hubungan gelap.

Tak terima dengan keadaan hamil, ibu dari janin itu lakukan upaya Borsi menual dari hari Sabtu di salah satu dukun kandungan dengan cara di urut bagian perut namun upaya tersebut tidak berhasil.

"Dikarenakan tidak berhasil, pada hari Minggu ibu yang menggugurkan kandungan tersebut pergi lagi ke dukun untuk menggugurkan kedua kalinya namun juga tidak berhasil," bebernya.

Lalu sambung Kapolsek, pada hari Senin tanggal 3 Juli 2023 sekira pukul. 08.00 wib Ibu korban teriak memanggil kawannya Satu Kos memberi tahu bahwa bayi dari kandungan nya sudah mau keluar dan dibantu dikeluarkan oleh teman satu kosnya dan berhasil mengeluarkan dengan keadaan bayi berjenis kelamin laki-laki namun dalam keadaan sudah meninggal.

Dengan adanya kejadian tersebut Kanit Intel Sungai Penuh dan Anggota Melaporkan ke Kapolsek Kota Sungai penuh dan Kasat Intel Polres Kerinci. 

"Saat ini ibu dan bayi tersebut masih di tangani Tim Inafis Polres kerinci dan dibawa ke rumah sakit Umum Mayjen H A Thalib Kota Sungai Penuh," ungkapnya.

"Selain mengamankan janin tersebut, pelaku aborsi juga turut diamankan dan dibawa ke Mapolres Kerinci untuk proses penyelidikan lebih lanjut," tegasnya. (ynt).