Polres Kerinci Bantah Informasi Begal Yang Terjadi Kepada 3 Orang Pemuda di Kota Sungai Penuh

Polres Kerinci Bantah Informasi Begal Yang Terjadi Kepada 3 Orang Pemuda di Kota Sungai Penuh

JAMBICORNER.COM, SUNGAI PENUH - Polres Kerinci bantah informasi begal yang terjadi kepada 3 pemuda di Kota Sungai Penuh yang tersebar di berbagai media sosial.

Dibantahnya Inpormasi tersebut, lantaran pihak Polres Kerinci  mendapat keterangan langsung dari korban yang menyatakan lakalantas tunggal, namun video yang diiringi keterangan begal kian tersebar luas di tengah masyarakat.

Dari rekaman video berdurasi 0.08 detik, yang memperlihatkan, ketiga pemuda di Kota Sungai Penuh tengah duduk bersama warga setempat dengan raut wajah yang terlihat panik yang di lumuran darah. Namun diantara ke tiga korban, dua diantaranya terlihat tengah memegang henpone.

Sementara, informasi yang beredar mengiringi rekaman video, ke tiga pemuda yang terjatuh lantaran menyelamatkan diri dari kejaran orang yang tidak di kenal atau begal.

"Maaf izin share Mano tau ini ada yg kenal.. barusan terjadi begal di daerah cangkin, motor berhasil mereka pertahankan.. cuman hp yang di rampas oleh begal," informasi yang beredar melalui pesan WhatsApp, Senin (13/11/23) malam.

Inpormasi ini disambut baik oleh pihak Kapolres Kerinci melalui humas Polres Kerinci, yang di sampaikan melalui grup WhatsApp Jurnalis Polres Kerinci. 

Menurut keterangannya, kejadian yang menimpa ke tiga pengendara tersbut terjadi bukan karena begal malainkan lakalantas tunggal, sementara kejadian terjadi tiga hari yang lalu.

Adapun Informasi tersebut di peroleh pihak Kapolres Kerinci melalui keterangan korban yang saat itu ketiga korabn di rujuk ke rumah sakit M.THALIB.

"Ini kejadian lama, Kamis (9/11/23) malam, laka tunggal di cangking, sudah kami amankan dan di Bawak ke Puskesmas Desa Gedang dan di rujuk ke RSUD M.THALIB," keterangan bantahan Polres Kerinci, Senin (13/11/23) malam.

"Tidak ada begal, sudah di tanya ke korban, kecelakaan tunggal, laka tunggal," lanjutnya.

"Ya pak, sudah di klarifikasi sama korban, anak-anak, usia 13 tahun, kls 1 SMP, berkendaraan motor bonceng tiga," keterangan lanjut.

"Untuk kejadian tersebut laka tunggal dan bukan begal.. sudah di tangani Polsek Sungai Penuh dan unit laka.. mari kita ciptakan situasi yang kondusif, teliti kebenaran informasi (akurat), jangan asal main share..," tutupnya. (ynt).